Blog

PART 5 : Mengenal Lebih Dekat Bahan Aktif Kosmetika: Tampil Awet Muda dengan Kulit Sehat, Bebas Kerutan, dan Garis Halus

cover Blog
18 ,Nov 2025

 

Setelah mengenal bahan aktif Skincare seperti pencerah kulit (Brightening) dan Pelembab kulit (Moisturizing) yang tentu diidentikkan dengan personal yang ingin merawat kulit, maka sekarang kita akan membahas bagaimana cara menjaga kulit kita agar tetap kencang, halus dan kenyal. Saat ini banyak produk skincare yang beredar menambahkan bahan aktif Anti-wrinkle (anti kerutan) dan Anti-Aging klaimnya. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan anti-wrinkle dan anti-aging, perbedaannya serta seberapa pentingkah bahan tersebut untuk kulit kita.

Apa Itu Produk Anti Aging?

Produk Skincare dengan anti-aging biasanya bertujuan agar penggunanya dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan garis halus. Fungsi utama bahan aktif yang diklaim sebagai anti aging adalah mempertahan tekstur kulit, memperbaiki tampilan yang mulai menua karena usia, stress ataupun polusi. Bahan Aktif yang umum terkandung dalam produk skincare anti-aging

  1. Antioksidan

    Antioksidan dapat membantu dalam menetralkan radikal bebas akibat polusi, stress dan pola hidup yang kurang baik, antioksidan seperti vitamin C dapat membantu meningkatkan produksi collagen yang penting untuk meregenerasi sel kulit.  
  2. Hyaluronic Acid/Sodium Hyaluronate

    Hyaluronate dikenal sebagai pelembab kulit (moisturizer) yang efektif dalam menghidrasi dan mempertahankan air dipermukaan kulit. selain itu Hyaluronate juga dapat menjadikan kulit tampak kenyal sehingga dapat mengurangi garis halus penyebab penuaan dini.
  3. Ceramide

    Ceramide adalah jenis asam lemak yang secara alami diproduksi dalam tubuh. Berfungsi sebagai skin barrier yang melindungi kulit dari efek buruk lingkungan seperti polusi, stress dan paparan sinar matahari yang berpotensi merusak kesehatan kulit. Ceramide digunakan sebagai moisturizer yang menjaga kelembaban kulit dan meningkatkan hidrasi ketika kulit mengalami dehidrasi, mengelupas, kasar atau iritasi. Selain itu Ceramide juga menjaga kekenyalan kulit sehingga dapat mengurangi garis halus penyebab penuaan dini. 
  4. Kolagen

    Kolagen adalah salah satu protein penyusun sel kulit yang berfungsi menjaga elastisas dan kekencangan kulit. Dengan bertambahnya usia, secara alami produksi kolagen dalam tubuh mengalami penurunan sehingga muncul tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan, garis halus dan kulit lebih kendur. Saat ini banyak produk skincare yang menambahkan kolagen dalam produk untuk mendapatkan manfaatnya dalam mengurangi tanda-tanda penuaan dini.
  5. Ubiquinone (CoEnzyme Q-10)

    Ubiquinone adalah antioksidan alami yang diproduksi oleh tubuh, berfungsi menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel serta memulihkan kinerja sel dalam tubuh terutama pada kulit. Kulit merupakan organ terbesar dalam tubuh yang sangat rentan terhadap paparan sinar UV yang dapat merusak tubuh. Ubiquinone dapat mengurangi kerusakan kulit dengan meningkatkan produksi energi dalam kulit yang bermanfaat dalam regenerasi sel. 

Secara umum, Produk Antiaging bekerja dengan menggabungkan bahan aktif yang menargetkan aspek penuaan kulit seperti melembabkan, melindungi dari kerusakan kulit, memperbaiki struktur kulit dan merangsang pembaruan sel dan regenerasi kulit.

Apa Itu Produk Anti Wrinkle? 

Anti Wrinkle atau mencegah terjadinya kerutan pada kulit terutama pada wajah, sehingga produk skincare anti wrinkle diformulasikan khusus dalam mengurangi tanda-tanda penuaan dini agar lebih halus dan kencang. Beberapa bahan aktif yang sering digunakan dalam produk ini adalah: 

  1. Peptide

    Peptide merupakan bahan penyusun protein terutama kolagen sehingga dengan produksi kolagen secara alami akan meningkat, yang dapat membantu memperbaiki elastisitas dan mengurangi garis-garis halus di sekitar daerah lipatan pada wajah, seperti dahi, kelopak mata, bibir dan leher.
  2. Retinol

    Retinol adalah turunan vitamin A yang sering ditambahkan dalam produk skincare. fungsi retinol adalah membantu mempertahankan, memperbaiki struktur kulit sekaligus mencegah penuaan dini. Retinol memiliki kemampuan merangsang produksi kolagen dan elastin yang membantu menjaga elastistas dan kekenyalan kulit. Retinol juga dapat meningkatkan siklus pergantian sel dan membantu mendorong produksi sel kulit baru. sehingga sering digunakan untuk membantu meremajakan kulit dan mengurangi tampilan garis halus serta kerutan.
  3. Bakuchiol

    Bakuchiol adalah senyawa aktif yang diekstrak dari tanaman Psoralea corylifolia (Babchi). Bakuchiol menawarkan manfaat serupa dengan retinol, seperti mengurangi tanda-tanda penuaan dini dan memperbaiki tekstur kulit namun dengan risiko iritasi yang lebih minimal disbanding dengan Retinol. Bakuchiol dinilai relative lebih aman digunakan setiap hari untuk pengguna dengan kulit sensitif, sedangkan penggunaan retinol setiap hari dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan iritasi. 

Serupa dengan bahan anti-aging, bahan anti-wrinkle juga bekerja dalam memperbaiki elastisitas dan meregenerasi kulit. penting untuk memperhatikan bahan aktif yang digunakan untuk mengurangi efek kemerahan dan iritasi pada kulit serta gunakan disarankan menggunakan sunscreen di pagi hari agar kulit terlindungi dari paparan sinar UV penyebab penuaan dini.

Kesimpulan

Setelah memahami bahan aktif produk skincare yang memiliki fungsi anti-aging dan anti wrinkle, sesuai dengan kebutuhanmu. Untuk pencegahan pada kulit maka pilihlah produk yang memiliki bahan anti-aging untuk menjaga elastisitas dan kelembabannya sebelum muncul tanda tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus, sementara apabila sudah mulai terlihat adanya kerutan dan garis halus maka perlu produk skincare dengan anti-wrinkle menjadi tambahan untuk mengurangi tampilan kerutan pada kulit. 

 

Selain memahami fungsi dari bahan aktif anti aging dan anti wrinkle, kami juga dapat membuat produk anti-aging dan anti-wrinkle dengan brandmu sendiri. dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di Industri Toll Manufacturing Cosmetics, PT Tissan Nugraha Globalindo telah dipercaya sebagai mitra banyak Brand Owner di Seluruh Indonesia, menciptakan produk skincare yang berkualitas dengan bahan aktif terkemuka serta dengan harga yang rasional. Berbekal pengalaman selama puluhan tahun sebagai Industri Toll Manufacturing Kosmetik dan tim RND yang berpengalaman kami memberikan solusi produk: 

  1. Formula terkini (bahan aktif unggulan)
  2. Legalitas teregistrasi BPOM dan Halal
  3. Harga yang bersaing dan kualitas yang terjamin dengan Minimum Order yang rasional (300 pcs)
  4. Proses produksi dan pengiriman tepat waktu 

Siap menciptakan produk anti-aging terbaik yang memberikan hasil nyata bagi konsumen Anda?

Hubungi PT Tissan Nugraha Globalindo sekarang untuk konsultasi formulasi eksklusif Anda.

 

Referensi :

  1. Dhaliwal, S. et al. (2019). Prospective, randomized, double-blind assessment of topical Bakuchiol and Retinol for facial photoageing. British Journal of Dermatology, 180(2), 289–296. 
  2. Chaudhuri, R. K., & Bojanowski, K. (2014). Bakuchiol: A Retinol-Like Functional Compound Revealed by Gene Expression Profiling & Clinically Proven to Have Anti-Aging Effects. International Journal of Cosmetic Science, 36(Suppl. 1), 22. 
  3. Kligman, L. H., & Kligman, A. M. (1986). The nature of photoaging: Its relationship to chronological aging and the influence of topical tretinoin. British Journal of Dermatology, 115(s31), 101–110 
  4. Gorouhi, F., & Maibach, H. I. (2009). Role of topical peptides in preventing or treating aged skin. International Journal of Cosmetic Science, 31(5), 327–345.
  5. Choi, F. C. et al. (2022). Oral Collagen Supplementation: A Systematic Review of Dermatological Applications. Journal of Drugs in Dermatology: JDD, 21(1), 20–27. 
  6. Birk, D. E. et al. (2005). Regulation of collagen fibril assembly: a critical role of the N-propeptides. Trends in Biochemical Sciences, 30(6), 336–341 
  7. Guillou, S. et al. (2022). The Skin Hydration & Anti-aging Effects of Oral Ceramides. Vitamin Retailer
  8. Imokawa, G. et al. (1989). Decreased level of ceramides in the stratum corneum of atopic dermatitis patients. 
  9. Hoppe, U. et al. (1999). Coenzyme Q10, a cutaneous antioxidant and energizer. Biofactors, 9(2-4), 371–378. 
  10. Zambelli, V., & Betti, M. (2020). Coenzyme Q10 and Its Role in the Dietary Therapy against Aging. Molecules, 25(19), 4505.
  11. Papakonstantinou, E. et al. (2012). Hyaluronic acid: A key molecule in skin aging. Dermato-Endocrinology, 4(3), 253–258. 
  12. Oe, M. et al. (2016). Oral Hyaluronic Acid Supplementation Increases Skin Moisture and Improves Quality of Life in Patients with Dry Skin: A Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Trial. Nutrients, 8(7), 41. 
  13. Ahmad, S. et al. (2025). Hyaluronic acid in modern Cosmeceuticals: a review of skin health and anti-aging innovations.

 

icon whatsapp
icon
Loading...